Monday, February 17, 2020

Cara Budidaya Puyuh Bagi Pemula


Selamat datang kembali di artikel Saya Yang Satu Ini.

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan cara beternak burung puyuh bagi pemula agar sukses dan berkembang.

Siapa sih yang tak kenal dengan burung yang satu ini?

Burung yang bernama latin Conturniks ini mempunyai ciri bertubuh kecil namun gemuk cendrung tidak bisa terbang tapi bisa berlari dengan cepat, Selain dagingnya yang bercitarasa gurih dan lezat telur dari burung berbulu coklat ini laris manis dipasaran.

Menurut salah satu sumber permintaan telur di wilayah jabotabek saja permintaan telur mencapai 14 juta butir/minggunya sedangkan pasokan telur hanya mampu tersedia hanya 3,5 juta butir / minggu dengan rata rata harga 21-26 ribu rupiah/ kgnya.

Nah ini merupakan salah satu alasan bahwa berternak puyuh mempunyai prospek yang bagus kedepannya.

Sebelum kita mulai step by steve cara berternak burung puyuh, sahabat harus tau apa sajasih keuntungan dari beternak burung puyuh ini ;

1. seperti uraian diatas tadi sampai saat ini peternak belum mampu mencukupi kebutuhan akan telur burung puyuh yang kian hari semakin meninggkat, nah ini merupakan suatu peluang dan pastinya harga telur puyuh akan stabil dan cendrung meningkat seiring berjalannya waktu.

2. Selain dimanfaatkan telurnya daging telur puyuh juga laris dipasaran jika burung yang kita ternakan  tidak produktif lagi kita bisa menjualnya sebagai burung pedaging selain itu kotoran dari burung ini juga bernilai ekonomis tinggi pasalnya kotoran burung puyuh yang sudah kering bisa kita jual sebagai pupuk artinya sambil menyelam minum air, kita bisa menjual telur, daging dan kotoran.

CARA BETERNAK BURUNG PUYUH


1. Persiapan dan pembuatan kandang 

Salah satu keuntungan beternak burung puyuh ini sahabat tidak perlu memerlukan lahan yang luas, sahabat bisa memulai beternak puyuh diperkarangan ataupun dibelakang rumah denga luas kandang 100 x 80 x 200 cmm bisa menampung lebih kurang 200 ekor burung dengan rincian ukuran kandang terbagi menjadi 5 rak dan setiap rak diisi dengan 40 ekor burung sobat lihat gambar kandang di bawah ini.

Terus sobat perhatikan pilihla lokasi kandang yang jauh dari kebisingan berudara sejuk serta aman dari potensi gangguan si imut ini juga butuh tempat yang aman dan nyaman untuk bereproduksi selain itu atur letak kandang agar sirkulasi udaranya lancar hal ini akan membuat si burung sehat dan  bereproduksi dengan optimal berikan juga lampu penerangan saat malam hari, selain sebagai cahaya penerang cahaya lampu ini juga mampu merangsang hormoninduk burung puyuh agar bertelur secara optimal.

2. Pemilihan Bibit

Memilih indukan burung puyuh sebagai penghasil telur konsumsi saudara wajib memperhatikan poin – poin berikut ;

1. Harus berukuran seragam tidak besar kecil

2. Bulunya mengkilap dan bersih

3. Memiliki pergerakan lincah dan aktif

4. Tanyakan program kesehatanya dalam pemberian vitamin dan vaksin

5. Tidak terdapat cacat pada bagian kepala,paruh,kaki,jari dan bagian tubuh lainnya

6. Kaki harus tanpak mengkilat besar dan tidak kering

7. Pilihla jenis burung puyuh ketam karena mempunyai produktifitas tinggi mencapai 80% - 90% dan mulai bertelur pada usia 45 hari dan terus bertelur hingga usia 1,5 tahun

3. Manajemen Pakan

Produksi telur yang optimal dan stabil merupakan dambaan para peternak dengan begini usaha peternakan burung puyuh pasti mendapatkan keuntungan yang optimal oleh karena itu peternak wajib menentukan standar minimum produksi yaitu 80% guna mencapai hal tersebut sahabat wajib memenuhi kebutuhan nutrisi burung puyuh setiap hari, kuantitas dan kualitas pakan yang diberikan sangat menentukan terhadap produksi dan kualitas telur puyuh oleh karena itu dalam penyusunan pakan harus diperhitungkan antara keseimbangan energi dan protein yang sesuai dengan kemampuan produksi.

Menurut para ahli dalam masa produksi burung puyuh membutuhkan minimal 17% protein dan 2700 kalori agar bereproduksi secara optimal serta jumlah porsi pakannya berkisar antara 22 – 25 kg/1000 ekor burung puyuh setiap hari pakan diberikan 2 x pagi dan sore saudara bisa membeli pakan pabrikan ataupun membuat pakan sendiri tetapi harus selalu berpedoman pada standar gizi yang di butuh kan burung puyuh tersebut.


4. Manajemen kesehatan

Ada beberapa poin yang harus saudara perhatikan agar burung puyuh terhindar dari berbagai macam penyakit, faksinasi akhir sebelum burung bertelur maksimal saaat burung berumur 25 hari sebaiknya saudara tidak melakukan faksinasi saat masa kritis atau masa awal produksi hingga puncak produksi.

Melakukan monitoring titer antibodi minimal satu bulan sekali, lakukan sanitasi dan disinveksi kandan secara rutin jika perlu berikan anti biotik padasaat umur awal penyakit, dengan terciptanya kandang yang bersi dan burung yang sehat serta pakan yang berkualitas maka akan tercapainya produktifitas telur optimal dengan begitu kita mendapat keuntungan yang maksimal.
5. Analisa usaha.

Dalam melakukan usaha kita harus melakukan analisa atau perhitungan akan untung dan ruginya sehingga kita dapat mengambil keputusan apaka usaha ini layak untuk kita jalankan.

Biaya kandang                                                          = 4.000.000

Harga burung puyuh siap bertelur  1.000 ekor x 7.000   =     7.000.000

Pakan                                                   6.000 x 23 kg      =         138.000

Hasil perhari     
800 butir (8,8 kg) x 25.000 – biaya pakan perhari =     82.000

Dari analisa usaha ini ternyata hanya dalam waktu 3 bulan modal kembali.

Bagai mana sahabat anda tertarik berternak burung puyuh ini? Semoga artikel ini bermanfaat lebih dan kurangnya mohon dimaafkan trimakasi.

0 komentar: